Cinta Tanpa Permata
Karya : Andi Akbar Muzfa
Kita hidup di dunia yang berbeda,
Kau mengenal gemerlapnya kristal.
Aku hanya lumpur dan senja,
Mencari janji yang takkan batal.
Kau diayunkan dalam tirai sutra,
Mencium aroma anggur mahal.
Aku di sini bersama bara,
Berpegangan pada kata yang kekal.
Namun takdir mempertemukan kita,
Di persimpangan jalan sunyi.
Kau memandangku tanpa kata,
Penuh tanda tanya di hati.
Ibumu menyebutku ilusi,
Ayahmu memandang tanpa senyum.
Keluargamu penuh caci,
Aku hanya mampu terdiam membisu.
Mereka berkata cintaku tak pantas,
Karena tanganku tak pernah bersih.
Mereka menghitung semua harta,
Menilai diriku penuh benci.
Aku tahu rumahmu sangat megah,
Lantai marmer dingin dan licin.
Sementara aku hanya di teras rumah,
Menatapmu dari balik kaca.
Namun kau genggam jariku erat,
"Harta tak pernah menjadi harga."
Kau ajarkan makna kata yang tepat,
Bahwa cinta tak mengenal kasta.
Hatiku luka, jiwaku merangkak,
Menahan semua pandangan mata.
Tapi demi kau, aku takkan beranjak,
Cintaku adalah harga semesta.
Kita tak perlu kemewahan dunia,
Asal di hati selalu ada damai.
Kau adalah satu-satunya cahaya,
Membuat hidupku terasa sampai.
Aku mungkin tak punya permata,
Hanya janji sederhana dan setia.
Tapi cintaku sekuat baja,
Menerangi jalan kita selamanya.
Biarkan mereka tertawa riang,
Dengan penghinaan yang dilontarkan.
Cinta kita sudah terlalu terang,
Melampaui semua kesombongan.
Kita tutup buku masa lalu,
Menatap hari yang penuh harapan.
Bersama merangkai kisah baru,
Karena cinta adalah pemahaman.
Makassar 2024
Kategori : Musikalisasi Puisi - Puisi Modern
Kisah di Balik Puisi ...
Puisi ini mengisahkan tentang dua jiwa yang jatuh cinta namun terhalang oleh jurang perbedaan status sosial yang sangat dalam. Latar belakang cerita ini berfokus pada sang tokoh utama yang berasal dari kehidupan sederhana simbol "lumpur dan senja" yang harus berhadapan dengan dunia pasangannya yang serba "kristal" dan "sutra." Kisah ini mengeksplorasi rasa sakit, harga diri yang terluka, dan tekad yang diperlukan untuk mempertahankan hubungan saat segala sesuatu di sekeliling mereka menuntut perpisahan.
Sumber inspirasi utama dari puisi ini adalah refleksi tentang betapa tidak adilnya masyarakat dalam menilai cinta berdasarkan kekayaan materi. Fokusnya adalah pada konflik eksternal yang diwakili oleh keluarga si kaya, yang memandang rendah ("caci") dan menghina ("ilusi") ketulusan si miskin. Meskipun si tokoh utama merasa jiwanya merangkak dan hatinya luka karena penghinaan tersebut, ia menolak untuk beranjak. Tindakan ini menunjukkan bahwa cinta sejati baginya adalah sebuah prinsip, sebuah janji yang sekuat baja, bukan sekadar perasaan yang bisa dibeli.
Titik puncak emosi dalam kisah ini terjadi ketika sang kekasih, yang berasal dari keluarga kaya, mengambil inisiatif untuk meyakinkan. Saat ia menggenggam tangan pasangannya, ia mengajarkan bahwa kekayaan materi ("harta") tidak pernah bisa dijadikan tolok ukur ("harga") untuk menilai cinta yang mereka miliki. Momen ini menjadi kekuatan bagi sang tokoh utama untuk bangkit dan menyerap keyakinan bahwa perasaan mereka sudah terlalu kuat ("terlalu terang") untuk digoyahkan oleh tawa atau kesombongan orang lain.
Kesimpulan dari kisah ini adalah tentang kematangan dan penerimaan diri. Mereka berdua memilih untuk menutup babak masa lalu yang penuh penghinaan dan keraguan, lalu menatap masa depan sebagai satu tim yang utuh. Puisi ini ditutup dengan renungan yang dewasa: bahwa cinta yang mereka miliki pada akhirnya adalah sebuah "pemahaman" pemahaman yang mengatasi kasta, kemewahan, dan semua hal fana dan merupakan satu-satunya hal yang benar-benar kekal dalam hidup mereka.
Home
Musikalisasi Puisi
Musikalisasi Puisi Cinta
Musikalisasi Puisi Cinta Moderen
Puisi Cinta
Puisi Modern
Cinta Tanpa Permata
Selasa, 09 Desember 2025
Cinta Tanpa Permata
Novel Isekai Terbaru...
➤
Lapuza Episode 01
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
Nantikan keseruan kisahnya di Season 2 Berikutnya...
Artikel Terkait
Tulis Komentar FB Anda Disini...
