Hangat yang Hanya Sesaat
Karya : Andi Akbar Muzfa
Kucoba raih janji yang tak nyata,
Mengejar hangat yang hanya sesaat.
Menukar setia dengan dusta,
Di persimpangan jalan yang sesat.
Cawan di tangan terasa manis,
Namun usai diminum terasa pahit.
Senyum itu kini telah menipis,
Diganti beban yang amat menjahit.
Setiap sentuhan adalah belenggu,
Membakar jembatan yang telah kubangun.
Aku tahu aku telah keliru,
Di pelukan yang tak seharusnya kudukung.
Katanya perselingkuhan itu indah,
Tapi aku temukan labirin sepi.
Di mana jiwa terus merambah,
Hanya menyisakan pedih di hati.
Aku hancurkan cermin ketulusan,
Memecah bayangan dirimu yang setia.
Demi godaan yang tak beralasan,
Aku hilangkan semua cahaya.
Tak ada lagi malam yang tenang,
Karena hati terus berteriak.
Semua tawa kini terasa tegang,
Merasakan duka yang amat merobek.
Aku ingat senyummu yang paling tulus,
Wajahmu yang tak pernah menuduh.
Kini diriku terasa hangus,
Karena cintamu tak lagi utuh.
Sepi kini adalah sahabatku,
Mendengar cerita penyesalan.
Aku menanggung semua rasaku,
Di bawah langit tanpa ampunan.
Harta dan waktu tak bisa membeli,
Rasa damai yang telah kutinggalkan.
Aku berdiri sendiri di sini,
Menghitung konsekuensi yang mengerikan.
Biarlah ini menjadi pelajaran,
Bahwa ada harga yang harus dibayar.
Sebuah kisah penuh penyesalan,
Cinta sejati kini telah bubar.
Mungkin aku tak pantas dimaafkan,
Karena dosaku terlalu nyata.
Aku harus menerima kehilangan,
Menutup babak cerita kita.
Kini kutempuh jalan yang berbeda,
Menyadari bahwa tak selamanya,
Cinta yang curang itu indah,
Ia hanya meninggalkan duka.
Makassar 2023
Kategori : Musikalisasi Puisi - Puisi Modern
Kisah di Balik Puisi ...
Puisi ini mengisahkan tentang kehancuran batin seseorang setelah melakukan perselingkuhan, yang didorong oleh godaan sesaat. Ini adalah kisah tentang penyesalan yang datang terlambat. Tokoh utama, yang awalnya mengejar "hangat yang hanya sesaat," mendapati bahwa kenikmatan itu seperti "cawan pahit." Latar belakang cerita ini adalah kontras antara apa yang diyakini masyarakat bahwa perselingkuhan bisa menyenangkan dengan realitasnya: perselingkuhan itu hanya meninggalkan "labirin sepi" dan "beban yang menjahit" di dalam hati.
Sumber inspirasi dari kisah ini adalah konsekuensi moral dari sebuah keputusan yang merusak fondasi kesetiaan. Tokoh utama menyadari bahwa ia bukan hanya mengkhianati pasangannya, tetapi juga menghancurkan "cermin ketulusan" dirinya sendiri. Rasa bersalah ini begitu kuat sehingga ia tidak bisa lagi menikmati ketenangan; semua tawanya terasa tegang, dan malamnya tidak lagi damai. Kisah ini menekankan bahwa kerugian terbesar dari perselingkuhan bukanlah kehilangan pasangan, melainkan kehilangan rasa damai dan harga diri.
Inti narasi berfokus pada isolasi dan penghukuman diri. Setelah pengkhianatan terjadi, tokoh utama mendapati dirinya terperangkap dalam kesendirian yang mendalam, di mana sepi menjadi satu-satunya sahabatnya yang mendengarkan cerita penyesalan. Ia harus berdiri "di bawah langit tanpa ampunan," menyadari bahwa semua harta dan waktu tidak akan mampu mengembalikan rasa damai yang telah ia hilangkan. Kisah ini secara tegas menyatakan bahwa ia harus menanggung sendiri semua konsekuensi mengerikan dari pilihannya.
Pesan utama kisah ini adalah peringatan tentang "harga yang harus dibayar" untuk setiap tindakan. Puisi ini ditutup dengan pengakuan yang pahit: bahwa cinta sejati telah bubar dan tidak akan kembali. Tokoh utama harus menerima kenyataan pahit tersebut dan melanjutkan hidup di "jalan yang berbeda," membawa bekal penyesalan. Ini adalah refleksi bahwa janji palsu dan cinta yang curang pada akhirnya tidak memberikan keindahan seperti yang dibayangkan, melainkan hanya menyisakan duka dan kehancuran.
Home
Musikalisasi Puisi
Musikalisasi Puisi Cinta
Musikalisasi Puisi Cinta Moderen
Puisi Cinta
Puisi Modern
Puisi Perselingkuhan
Hangat yang Hanya Sesaat
Rabu, 10 Desember 2025
Hangat yang Hanya Sesaat
Novel Isekai Terbaru...
➤
Lapuza Episode 01
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
Nantikan keseruan kisahnya di Season 2 Berikutnya...
Artikel Terkait
Tulis Komentar FB Anda Disini...
.jpg)