Kematian Cinta yang Merdu
Karya : Andi Akbar Muzfa
Malam ini rembulan tampak pucat dan membisu,
Menyaksikan aku yang pulang membawa rindu paling tabah.
Aku melangkah pelan, melewati pintu yang tak lagi terkunci itu,
Tanpa tahu di baliknya, duniaku akan segera punah.
Udara kamarku mendadak berbau mawar yang bukan milikku,
Ada jejak napas yang tak kukenal merayap di dinding-dinding sepi.
Langkahku terhenti, jantungku berdetak dalam pilu yang beku,
Merasakan getaran pengkhianatan yang kini mulai menepi.
Kulihat kalian di sana, tenggelam dalam lautan dosa yang fana,
Berbagi raga di atas ranjang yang dulu kita anggap surga dunia.
Setiap sentuhanmu padanya adalah belati yang membuatku hina,
Menghancurkan seluruh kehormatanku hingga tak ada lagi yang sisa.
Kau berikan padanya kehangatan yang dulu kau sumpahkan padaku,
Sebuah perjamuan tubuh yang merobek seluruh rasa percayaku.
Aku berdiri mematung, melihat matamu yang tertutup dalam semu,
Menyadari bahwa aku hanyalah puing di tengah gairah barumu.
Aku adalah kristal yang kau pecahkan dengan sengaja dan keji,
Serpihannya kini menusuk hatiku hingga berdarah tak henti.
Kau adalah tangan yang mencekik setiap kata janji dan murni,
Membiarkan aku mati rasa di tengah nafsu yang kau dapati.
Tak ada teriakan, hanya air mata yang jatuh dalam keanggunan,
Aku melepaskan cincin ini, membiarkannya berdenting di lantai dingin.
Cukuplah sudah aku menjadi korban dalam setiap perjamuan,
Kini aku memilih pergi, terbang jauh dibawa oleh angin.
Kita kini adalah dua garis yang takkan pernah lagi bersua,
Aku membawa luka ini sebagai tanda bahwa aku telah selesai.
Selamat tinggal pada semua memori yang kini telah menua,
Membusuklah kau dalam pelukannya hingga jiwamu lunglai.
Aku berbalik arah, tak sedikit pun ingin melihat wajahmu lagi,
Bahuku gemetar namun langkahku takkan pernah lagi kembali.
Biarkan aroma pengkhianatan ini kau hirup setiap pagi,
Sebagai pengingat bahwa kau telah membunuh satu-satunya hati yang peduli.
Kuberikan seluruh hidupku dalam doa-doa yang paling suci,
Kau balas dengan noda yang takkan pernah bisa kucuci lagi.
Aku menjadikan duka ini sebagai nisan bagi rasa yang mati,
Mengubur selamanya namamu di dalam kegelapan yang sunyi.
Biarkan puisi ini menjadi titik terakhir dari sebuah cerita,
Tentang seorang wanita yang memilih bangkit dari kehancuran raga.
Aku takkan lagi menangisi sosokmu yang kini penuh dengan noda,
Sebab bagiku, kau sudah tiada sejak kau berbagi tempat tidur dengannya.
Melodi kita telah padam, digantikan oleh kesunyian yang abadi,
Meninggalkan aku yang kini bebas dari jeratan janji palsumu.
Mencintaimu adalah sejarah yang sangat ingin aku perbaiki,
Namun kini aku memilih untuk melupakan setiap jengkal tentangmu.
Lampu jalan membimbingku menjauh dari pintu yang penuh dosa,
Meninggalkan kau dan dia dalam kehampaan yang kalian ciptakan.
Aku akan hidup tanpa bayangmu, tanpa lagi ada rasa tersiksa,
Selamat tinggal untuk selamanya, wahai cinta yang telah kau hancurkan.
Makassar 2023
Kategori : Musikalisasi Puisi (modern)
Tema : Penghianatan Cinta - Puisi Perselingkuhan
Kisah di Balik Puisi ...
Puisi ini mengisahkan tentang seorang wanita yang mengalami guncangan batin paling dahsyat setelah menyaksikan secara langsung pengkhianatan fisik yang dilakukan oleh lelaki yang sangat ia cintai. Ia pulang dengan harapan untuk mendapatkan kenyamanan, namun justru harus melihat kekasihnya sedang melakukan hubungan intim dengan wanita lain di atas tempat tidur yang selama ini dianggap suci. Pemandangan itu bukan hanya menghancurkan hatinya, tetapi juga merobek seluruh harga diri dan martabatnya sebagai seorang pasangan yang telah memberikan kesetiaan tanpa batas.
Rasa sakit yang dirasakan sang wanita berada di titik nadir karena ia harus menerima kenyataan bahwa keintiman yang seharusnya menjadi milik berdua, kini telah menjadi perjamuan dosa bagi orang lain di depan matanya sendiri. Ia merasa dikhianati hingga ke dasar jiwa saat menyadari bahwa setiap sentuhan dan desah napas yang dulu ia anggap sebagai tanda cinta, kini telah berubah menjadi belati yang menusuk jantungnya berkali-kali. Konflik emosional yang dialaminya sangatlah berat, di mana rasa cinta yang mendalam seketika berubah menjadi rasa jijik dan kepedihan yang luar biasa dalam satu malam yang terkutuk.
Setelah melewati masa-masa yang penuh dengan berlinang air mata dan kesesakan napas, sang wanita akhirnya sampai pada sebuah keputusan besar untuk meninggalkan lelaki tersebut untuk selamanya. Ia menyadari bahwa memaafkan pengkhianatan fisik yang sedalam itu sama saja dengan membiarkan dirinya hancur secara perlahan di masa depan. Keputusan ini diambil bukan karena ia tidak lagi mencintai, melainkan karena ia lebih mencintai harga dirinya sendiri yang telah diinjak-injak oleh perbuatan keji pasangannya. Ia memilih untuk melepaskan segala kenangan manis yang kini telah ternoda oleh aroma perselingkuhan yang tidak akan pernah bisa hilang.
Pada akhirnya, kisah ini menggambarkan proses transformasi seorang wanita dari korban yang hancur menjadi sosok yang berani mengambil langkah mutlak untuk pergi dari hubungan yang beracun. Ia menjadikan kepergiannya sebagai titik akhir yang tidak bisa diganggu gugat, membawa serta seluruh luka sebagai pengingat akan ketulusan yang disia-siakan. Ia memilih untuk hidup dalam kesunyian yang bermartabat daripada terus bersama seseorang yang telah membagi tubuh dan jiwanya kepada wanita lain, mengakhiri seluruh bab tentang lelaki tersebut dalam hidupnya untuk selamanya.
Home
Musikalisasi Puisi
Puisi Modern
Puisi Perselingkuhan
Puisi Perselingkuhan Rumah Tangga
Kematian Cinta yang Merdu
Sabtu, 20 Desember 2025
Kematian Cinta yang Merdu
Novel Isekai Terbaru...
➤
Lapuza Episode 01
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
Nantikan keseruan kisahnya di Season 2 Berikutnya...
Artikel Terkait
Tulis Komentar FB Anda Disini...
