Pelita di Malam yang Sunyi
Karya : Andi Akbar Muzfa
Lampu jalan redup, biasnya pun samar.
Menarik bayangan panjang di atas aspal kusam.
Jam dinding berdetak, menciptakan irama hampa.
Aku duduk sendiri, menanti kabar yang entah ada.
Setiap suara motor membuatku terperanjat.
Mungkinkah itu pesanmu yang tiba di ponsel?
Lalu hening lagi, pikiran kembali berkelit.
Rindu ini berat, ia membebani setiap menit.
Kabut tipis merayap, memeluk dingin jendela.
Bintang-bintang di langit tampak malu-malu.
Malam terlalu sunyi, hanya ada detak waktu.
Bagaimana caramu tidur nyenyak di sana?
Sudah berapa malam, hatiku tak terobati?
Aku tahu kita tak mudah, melawan semua kata.
Tapi janji-janji itu, kenapa kini terasa hampa?
Aku takut, cintaku, kita hanya tinggal cerita.
Aku mencari seberkas cahaya yang tetap menyala.
Kau adalah pelita, mengapa sinarmu tak tampak?
Tolong, kirim satu pesan, agar jiwaku tidak retak.
Satu kata darimu, cukup untuk meredakan nestapa.
Ku ingat hinaan yang merobek pendengaran kita.
Saat mereka bilang, cinta kita takkan pernah bisa.
Kau bilang, “Abaikan saja, kita akan membuktikan.”
Namun kini, keraguan itu seolah terbukti benar.
Aku merangkai senyummu di udara yang kosong.
Bahkan bayanganmu pun kini terasa panjang dan hampa.
Di mana hangatmu yang dulu menjadi rumah?
Aku kedinginan, menunggu kata yang tak kunjung terkirim.
Waktu seolah melambat, menjadi musuh yang diam.
Aku melihat diriku dalam pantulan kaca.
Wajah yang lelah dan mata yang penuh tanda tanya.
Apakah kau masih ingat mimpi-mimpi yang kita ukir?
Pelita di Malam yang Sunyi, kini kupegang sendiri.
Ia bukan bara api, tapi pengharapan yang rapuh.
Hanya lilin kecil yang berjuang melawan kegelapan kalbu.
Sambil menunggumu, aku terus menjaga nyalanya.
Aku mencoba memahami, mungkin kau sedang berjuang.
Mungkin jarak ini terlalu kejam dan memberatkan.
Ataukah ada hati lain yang kini kau perjuangkan?
Aku hanya ingin kejelasan, bukan lagi bayangan.
Aku harus berdiri, meski malam ini terasa lambat.
Cinta bukan hanya menanti, tapi juga menerima.
Aku harus tahu, kapan harus menutup pintu ini.
Dan kapan harus membiarkan cahaya ini padam sendiri.
Lampu jalan redup, biasnya semakin tak menentu.
Aku simpan pelita ini, sebagai tanda rindu.
Apakah kau akan kembali, sebelum lilin ini habis?
Ataukah malam sunyi ini akan jadi akhir dari janji?
Makassar 2023
Kategori : Puisi Musikal - Puisi Modern
Tema : Puisi Cinta Modern
Kisah di Balik Puisi ..
Puisi ini mengisahkan tentang seorang perempuan ditinggalkan dalam kesendirian yang menyiksa setelah pasangannya pergi merantau dan menghentikan komunikasi secara tiba-tiba. Kisah ini berfokus pada ketidakpastian yang kejam: ia hanya memiliki janji dan kenangan, tetapi tidak ada kabar untuk menopang harapannya. Kontras antara malam yang tenang dan hatinya yang gelisah menciptakan panggung di mana ia harus menghadapi kesetiaan yang diuji oleh waktu dan jarak yang terus membentang.
Dalam penantiannya, ia terus menerus dihantui oleh memori perjuangan masa lalu. Ia teringat bagaimana mereka harus melawan penolakan dan pandangan sinis dari pihak luar yang tidak mendukung hubungan mereka. Keheningan yang ia rasakan dari kekasihnya kini terasa seperti konfirmasi yang menyakitkan, seolah-olah semua cemoohan masa lalu kini menjadi kenyataan yang tak terelakkan. Tekanan ini menimbulkan luka, mengubah rindu menjadi rasa takut bahwa fondasi hubungan mereka telah runtuh.
Ia menyadari bahwa mempertahankan hubungan itu kini sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya, ia harus menjaga api keyakinan tetap menyala sendirian. Ia mencoba mencari alasan logis atas kebisuan pasangannya, mungkin kesulitan yang tak terhindarkan tetapi jauh di lubuk hatinya, ia menghadapi fakta bahwa ia mungkin telah ditinggalkan.
Sang perempuan mencapai titik dewasa di mana ia tahu ia tidak bisa lagi menanti secara pasif. Ia menetapkan batas emosionalnya sendiri. Ia tetap menjaga Pelita itu sebagai tanda ketahanan dirinya, tetapi ia tahu bahwa ia harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Kisah di baliknya adalah tentang kekuatan seorang perempuan untuk menerima ketidakpastian total sambil menentukan kapan ia harus mengakhiri penantian demi melindungi harga dirinya sendiri.
Home
Musikalisasi Puisi
Musikalisasi Puisi Cinta
Musikalisasi Puisi Cinta Moderen
Puisi Cinta
Puisi Modern
Pelita di Malam yang Sunyi
Kamis, 04 Desember 2025
Pelita di Malam yang Sunyi
Novel Isekai Terbaru...
➤
Lapuza Episode 01
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
Nantikan keseruan kisahnya di Season 2 Berikutnya...
Artikel Terkait
Tulis Komentar FB Anda Disini...
.jpg)