Tembok Batu Permata
Karya : Andi Akbar Muzfa
Kita adalah batu yang berbeda,
Dirangkai menjadi satu tembok kokoh.
Setiap orang punya cerita,
Saling menahan agar tak roboh.
Kau adalah semen yang merekatkan,
Menyambung celah yang sempat ada.
Memberi kami sebuah kekuatan,
Melawan semua yang melanda.
Ada yang keras, ada yang lembut,
Namun tujuan kita selalu sama.
Menjaga janji agar tak terenggut,
Di bawah panji persahabatan mulia.
Kau terima semua bentuk cacat,
Menjadikannya permata yang unik.
Jejak tangan kita sungguh lekat,
Bukan hanya kisah yang menarik.
Di masa sulit, kita saling sapa,
Bahagia menjadi milik bersama.
Tak ada yang merasa hampa,
Sebab kita selalu ada berbagi cerita.
Pernah badai datang menggoncang,
Mencoba merobohkan ikatan ini.
Namun kita tetap lantang,
Mempertahankan janji suci.
Kau lindungi kami dari dusta,
Memberi nasihat yang sungguh lugas.
Kau adalah guru yang setia,
Mengajarkan hidup yang berkelas.
Kami percaya tanpa bicara,
Ikatan ini takkan pernah hilang.
Hanya ada tawa dan suka,
Menyambut hari yang benderang.
Kami adalah seniman yang utuh,
Melukis kisah di atas kanvas.
Dengan semangat yang tak rapuh,
Menciptakan warna yang bernas.
Tak ada lagi yang bisa memecah,
Karena kami saling menjaga.
Cinta yang tulus takkan pernah punah,
Di dalam ikatan yang berharga.
Hingga waktu berlari tak tentu,
Kami akan tetap di tempat ini.
Menjaga janji yang tlah bersatu,
Persahabatan yang takkan mati.
Maka mari kita rayakan kembali,
Tembok kokoh yang kita bangun.
Karena kalian adalah sahabat sejati,
Fondasi kuat yang takkan turun.
Makassar 2023
Kategori : Musikalisasi Puisi (Modern)
Kisah di Balik Puisi...
Puisi ini mengisahkan tentang persahabatan kelompok yang terbentuk dari keragaman individu, diibaratkan sebagai tembok batu yang kokoh. Latar belakang ceritanya adalah proses pembentukan di mana setiap anggota, meskipun memiliki sifat berbeda ("ada yang keras, ada yang lembut"), disatukan oleh tujuan dan janji yang sama. Mereka adalah "batu yang berbeda," namun direkatkan oleh "semen" (cinta dan kesetiaan) yang membuat ikatan mereka tak bisa "roboh."
Sumber inspirasi utama dari kisah ini adalah penerimaan dan perlindungan. Konflik utama muncul ketika "badai datang menggoncang" (masalah besar atau cobaan hidup); pada saat itulah kekuatan tembok itu teruji. Namun, inti dari persahabatan ini terletak pada penerimaan, di mana kekurangan atau "cacat" setiap anggota justru "dijadikan permata yang unik." Persahabatan ini juga berfungsi sebagai guru, yang memberikan "nasihat yang sungguh lugas" dan mengajarkan "hidup yang berkelas."
Inti narasi dalam puisi ini adalah tentang keutuhan yang artistik. Kelompok ini memandang diri mereka sebagai "seniman yang utuh," yang bersama-sama melukis kisah hidup mereka ("di atas kanvas"). Mereka menegaskan bahwa tidak ada anggota yang merasa hampa karena ada jaminan bahwa mereka selalu "saling menjaga." Ini adalah kisah tentang kepercayaan mutlak ("Kami percaya tanpa bicara") yang menghilangkan kebutuhan akan formalitas.
Pesan utama kisah ini adalah mengenai persahabatan sebagai benteng dan fondasi. Puisi ini menyimpulkan bahwa persahabatan ini telah menjadi sebuah fondasi kuat yang tidak bisa dipecah oleh faktor eksternal. Kisah ini ditutup dengan ajakan untuk merayakan kembali "Tembok kokoh yang kita bangun," menegaskan bahwa setiap anggota adalah bagian penting yang membuat struktur kehidupan kelompok ini menjadi tak lekang dan abadi.
Rabu, 10 Desember 2025
Tembok Batu Permata
Novel Isekai Terbaru...
➤
Lapuza Episode 01
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
Nantikan keseruan kisahnya di Season 2 Berikutnya...
Artikel Terkait
Tulis Komentar FB Anda Disini...
.jpg)