Rabu, 17 Desember 2025

Melodi di Balik Pintu Kelas

Melodi di Balik Pintu Kelas
Karya : Andi Akbar Muzfa

Setiap pagi, aku mencuri langkah pelan,
Berharap bertemu sebelum bel berbunyi.
Melihatmu tersenyum, di sudut ruangan,
Mengawali hari, mengusir semua sepi.

Aku suka caramu membalik halaman buku,
Urat jari-jarimu yang tegas, seolah menari di sana.
Tatapanmu adalah puisi yang tak pernah ku tahu,
Namun nadanya merdu, terukir dalam jiwa.

Ribuan kata indah tak mampu kuucapkan,
Hanya kagum yang membisik di dalam hati.
Engkau adalah rima yang tak pernah ku ragukan,
Kesempurnaan yang tak perlu lagi dicari.

Saat kau sengaja duduk di dekat bangku,
Menanyakan tugas dengan suara berbisik.
Kehadiranmu adalah keajaiban yang ku tunggu,
Membuat pipiku merona, tak mampu dielak.

Kau adalah melodi yang mengalun perlahan,
Menghapus semua bising di koridor panjang.
Aku adalah liriknya, yang menunggu penemuan,
Sebuah kisah yang takkan pernah menghilang.

Kita tak perlu janji di bawah bintang terang,
Cukup saling berbagi pensil dan penghapus.
Aku merasa utuh, tak ada yang hilang,
Cinta ini nyata, tak perlu lagi dikupas.

Saat kita diam, di bawah pohon rindang,
Keheningan itu justru terasa begitu padu.
Aku menikmati waktu yang terbentang lapang,
Sebab bersamamu, tak ada lagi kata ragu.

Caramu menatap, membuatku merasa aman,
Seolah semua ketakutan kini sudah mati.
Engkau menenangkanku dari segala kecemasan,
Menjadi pelabuhan di tengah badai sepi.

Aku bertanya pada diriku, setiap malam,
Bisakah cinta ini abadi tanpa celah?
Jawabannya adalah senyummu yang kurindukan,
Cukup bagiku, meluruhkan semua gundah.

Ini adalah cinta yang lembut, seperti sutra,
Tumbuh dari tatapan dan sapaan yang sederhana.
Setiap detik bersamamu adalah mantra,
Membuat hari-hari sekolah terasa berharga.

Maka ku simpan rasa ini di dalam dada,
Menjadi denyut yang tak pernah ku sesali.
Menunggumu berdiri di depan kelas yang sama,
Cintaku padamu, yang takkan pernah mati.

Besok pagi, aku akan berdiri lebih dulu di sana,
Menyambutmu dengan mata yang penuh cahaya.
Semoga hari itu, cinta kita punya irama,
Menjadi lagu indah, di sepanjang usia.

Makassar 2024
Kategori : Musikalisasi Puisi Cinta SMA (Modern)
Tema : Puisi Romantis Remaja SMA

Kisah di Balik Puisi ...
Puisi ini mengisahkan tentang seorang siswi wanita yang mengekspresikan cintanya dengan diksi yang sangat puitis dan halus. Ia melihat kekasihnya sebagai sosok yang memberikan kedamaian absolut. Baginya, kekasihnya adalah "melodi yang mengalun" dan "nada yang merdu" yang menghilangkan semua kebisingan dan kekacauan masa remaja. Ia mencintai detail dari kekasihnya, meyakini bahwa kekasihnya adalah "puisi" yang sempurna.

Siswi ini mengalami rasa kagum yang murni, di mana kehadiran kekasihnya saja sudah merupakan keajaiban yang ditunggu. Meskipun ia merona saat didekati, ia menemukan kekuatan dan rasa aman dalam tatapan kekasihnya. Ia percaya bahwa keheningan saat mereka bersama di bawah pohon rindang justru menciptakan harmoni yang paling padu. Cinta ini adalah "mantra" yang membuat hari-hari sekolahnya terasa berharga, meluruhkan semua gundah dan kecemasan.

Di akhir kisah, ia menunjukkan kedewasaan: ia tidak membutuhkan janji-janji besar, melainkan hanya kepastian yang didapat dari senyum kekasihnya setiap pagi. Ia menyimpan cinta ini sebagai denyut yang tak pernah ia sesali, berharap kisah mereka terus memiliki "irama" yang indah dan mengalun sempurna di sepanjang waktu, menjadikannya lagu abadi di masa SMA.

Tulis Komentar FB Anda Disini...