Pertemuan Manis di Koridor
Karya : Andi Akbar Muzfa
Koridor ramai saat pergantian jam
Suara sepatu bergesek, tawa riang mengalir
Dinding kelas kusam seolah terbenam
Menyimpan kisah yang tak ingin berakhir.
Aku berdiri, mencari di antara keramaian
Di tengah bisik-bisik yang riuh tak terhenti
Menghitung setiap langkah yang berdatangan
Menanti saat dirimu hadir di sini.
Langkahmu tiba, di antara keriuhan massa
Dunia seakan hening dan waktu pun melambat
Senyum tipismu, memecah segala suasana
Menjadi cahaya yang begitu kudapat.
Debar jantung ini mendadak tak terkontrol
Membunyikan irama yang tak bisa kupungkiri
Sebuah rasa datang tanpa kendali
Jiwaku terikat oleh tatapan sejenakmu.
Haruskah aku menyapa? Bibirku terasa kelu
Takut bila sapaanku menjadi beban di hatimu
Keraguan besar selalu datang mengganggu
Bagaimana bila perasaanku tak berarti bagimu?
Aura hangatmu merambat di tengah desakan
Wangimu lembut, tak peduli suara yang gaduh
Aku terperangkap dalam penglihatan
Melupakan kelas dan tugas yang tertangguh.
Hanya ada jeda singkat yang kita miliki
Jeda antara bel masuk dan bel keluar nanti
Waktu berharga yang tak bisa terganti
Momen langka saat kita saling menanti.
Aku putuskan, kali ini tak lagi menepi
Satu sapaan kecil kuberanikan diri
"Hai," kataku pelan, di tengah ramai sendiri
Kau balas senyum, membuat hari berseri.
Itulah pertemuan manis yang kutuliskan
Bukan tentang janji atau kisah yang panjang
Hanya sekilas jumpa yang kuresapkan
Membuat rindu menjadi tak terhalang.
Suara langkah kaki kembali menderu kencang
Koridor kembali ramai, tanpa ada henti
Meski kau telah pergi, namun hati benderang
Menyimpan sapaanmu yang begitu berarti.
Cinta datang di tengah pergantian jam pelajaran
Ia tak peduli pada tempat atau keramaian
Ia hanya hadir membawa harapan
Menjadi kekuatan di setiap langkah perjalanan.
Biarlah koridor kusam ini menjadi saksi
Awal cerita manis yang kini bersemi
Aku akan menanti pertemuan esok hari
Karena senyummu adalah alasan aku kembali.
Makassar 2024
Kategori : Puisi Cinta SMA
Tema : Puisi Cinta Awal Pertemuan
Kisah dibalik Puisi ...
Puisi ini menceritakan pengalaman seorang siswa (Aku) yang mendefinisikan kembali makna dari koridor sekolah. Koridor yang biasanya hanya ramai, bising, dan biasa-biasa saja (dengan dinding kusam dan suara gaduh) kini menjadi titik fokus seluruh harinya. Latar waktu yang dipilih, yaitu pergantian jam, menekankan bahwa pertemuan itu hanya terjadi dalam jeda waktu yang sangat singkat sebuah momen langka dan berharga di tengah kekacauan rutinitas sekolah. Setiap hari, Aku akan berdiri di sana, mengabaikan keramaian, hanya untuk menanti kemunculan Dia.
Momen pertemuan itu sendiri adalah klimaks emosional yang terjadi secara internal. Begitu Dia muncul di tengah desakan keramaian, bagi Aku, dunia seakan melambat dan menjadi hening. Ini adalah sensasi klasik jatuh cinta: suara-suara lain menghilang, dan hanya fokus pada sosok yang dicintai. Hal ini segera memicu konflik internal: jantung berdebar kencang, dan Aku dilanda keraguan apakah harus menyapa atau tetap diam. Keraguan itu bersumber dari ketakutan universal remaja takut sapaan atau perasaannya menjadi beban atau tidak berarti di mata Dia.
Meskipun waktu yang dimiliki sangat terbatas, Aku akhirnya mengambil keputusan besar (Bait 8). Keputusan ini bukanlah untuk menyatakan cinta yang besar, melainkan hanya sebuah keberanian kecil: mengucapkan satu kata, "Hai." Balasan senyum dari Dia adalah validasi dan penghargaan terbesar, membuat seluruh hari Aku berseri. Pertemuan manis ini bukan didasarkan pada janji-janji, melainkan pada keindahan interaksi yang singkat dan tulus.
Puisi ini menyimpulkan bahwa cinta, meskipun muncul di tempat yang tidak romantis (koridor yang ramai dan kusam), adalah kekuatan pendorong. Pertemuan sekilas itu disimbolkan oleh sapaan dan senyuman menjadi alasan utama bagi Aku untuk menanti dan kembali ke sekolah esok harinya. Ini adalah kisah tentang bagaimana harapan kecil dan keberanian sederhana dapat mengubah rutinitas biasa menjadi sesuatu yang penuh makna.
Home
Puisi Cinta
Puisi Cinta Awal Pertemuan
Puisi Cinta Pandangan Pertama
Puisi Cinta SMA
Puisi Jatuh Cinta
Puisi Modern
Puisi Romantis
Pertemuan Manis di Koridor Sekolah
Jumat, 05 Desember 2025
Pertemuan Manis di Koridor Sekolah
Novel Isekai Terbaru...
➤
Lapuza Episode 01
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
Nantikan keseruan kisahnya di Season 2 Berikutnya...
Artikel Terkait
Tulis Komentar FB Anda Disini...
.jpg)