Lampu Senja di Lorong Sekolah
Karya : Andi Akbar Muzfa
Di bangku pojok, kau selalu terlihat tenang,
Saat aku sibuk mengukir namamu yang melekang.
Kaus kaki putihmu, yang selalu bersih terawat,
Menciptakan pesona yang tak pernah terlewat.
Aku suka caramu memegang buku yang tebal,
Seolah semua ilmu dunia ada dalam genggaman.
Senyum tipismu membuatku terkejut, terbal,
Menghapus semua keraguan dan kegamangan.
Rasa ini meluap, ingin segera kusapa,
Namun bibirku terkunci, takut kau menghilang.
Aku hanya berani mencuri pandang sesaat,
Menyimpan namamu di setiap harapan.
Tangan kita tak sengaja bersentuhan pelan,
Saat kita berebut tempat di depan papan tulis.
Getaran itu menjanjikan ikatan tak terputus,
Kehangatan itu adalah yang paling kurindukan.
Kau adalah jawaban yang tak perlu kucari,
Hadir di tengah-tengah pelajaran yang rumit.
Seperti nada akhir dari musik harmoni,
Cahaya yang membuat segalanya menjadi indah.
Kutulis namamu di lembar buku planner,
Menjadi kode rahasia yang tak boleh terbaca.
Aku merangkai mimpi tentang waktu yang benar,
Tentang kita berdua, yang selalu bersama.
Kuharap bel pulang berbunyi lebih lambat,
Agar aku bisa melihatmu lebih lama berdiri.
Menyaksikan kau tertawa di dekat gerbang rapat,
Mengisi kekosongan yang ada di hati ini.
Bila kau dekati, pipiku terasa membakar,
Aku pura-pura fokus membenarkan tas.
Padahal seluruh hatiku menjerit, bergetar,
Ingin memelukmu, tanpa ada batas.
Aku berjanji akan lebih sering tersenyum,
Agar kau tahu, aku tak segan untuk didekati.
Melawan rasa malu, yang sering membuatku diam,
Menciptakan momen yang takkan terhenti.
Ini bukan hanya soal pandangan di lorong,
Ini tentang ketenangan yang kau berikan padaku.
Rasa damai yang kubawa, hingga pagi menjelang,
Menjadi energi, untuk hari yang baru.
Maka ku simpan semua perasaan di sudut hati,
Menjadi rahasia yang paling kupercayai.
Menunggu waktu yang tepat untuk terjadi,
Cintaku padamu, yang takkan pernah mati.
Besok, aku akan mencoba bicara lebih berani,
Mengucapkan selamat pagi dengan senyum tulus.
Semoga hari itu, kau membalas janji,
Membuat cerita kita menjadi semakin mulus.
Makassar 2024
Kategori : Musikalisasi Puisi Cinta SMA (Modern)
Tema : Puisi Romantis Remaja SMA
Kisah di Balik Puisi ...
Puisi ini mengisahkan tentang seorang siswi wanita yang diliputi perasaan kekaguman yang sangat intens dan puitis terhadap seorang siswa pria. Ia terpesona pada hal-hal kecil, seperti sikap tenang pria itu di bangku pojok atau kaus kakinya yang bersih terawat. Perasaan ini begitu mendalam, melampaui logika, sehingga ia menghabiskan waktu di kelas dengan menuliskan nama pria itu, melambangkannya sebagai cinta yang "melekang" atau abadi. Kekaguman ini adalah sumber energi dan motivasi baginya.
Di balik kekaguman itu, terdapat perjuangan melawan rasa malu yang besar. Ia sangat mudah tersipu; setiap kali pria itu mendekat atau menyapa, pipinya akan memerah, memaksanya berpura-pura sibuk membenarkan tas atau buku. Namun, ia mendapat sedikit kebahagiaan dari momen-momen intim tak sengaja, seperti saat tangan mereka bersentuhan. Getaran kecil itu sudah cukup untuk meyakinkannya bahwa perasaannya nyata dan ia harus terus berjuang. Fantasi tentang kisah mereka selalu menghiasi pikirannya, meskipun ia tahu ia masih harus menjaga jarak.
Siswi ini bertekad mengubah keadaan. Ia ingin menjadi lebih berani, lebih sering tersenyum, dan mencari celah agar pria itu mau mendekat. Ia menyadari bahwa cinta ini, meskipun masih dalam tahap kekaguman, memberinya ketenangan dan rasa damai yang ia bawa hingga pagi. Oleh karena itu, penantiannya terasa berharga. Ia menyimpan semua perasaannya sebagai rahasia paling dipercayai, berharap di hari yang ditentukan, ia akan memiliki keberanian penuh untuk menyambut cinta sejati.
Home
Musikalisasi Puisi
Musikalisasi Puisi Cinta
Musikalisasi Puisi Cinta Moderen
Puisi Cinta
Puisi Cinta Sepihak
Puisi Cinta SMA
Puisi Romantis
Lampu Senja di Lorong Sekolah
Rabu, 17 Desember 2025
Lampu Senja di Lorong Sekolah
Novel Isekai Terbaru...
➤
Lapuza Episode 01
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
➤ Lapuza Episode 02
➤ Lapuza Episode 03
➤ Lapuza Episode 04
➤ Lapuza Episode 05
➤ Lapuza Episode 06
➤ Lapuza Episode 07
➤ Lapuza Episode 08
➤ Lapuza Episode 09
➤ Lapuza Episode 10
➤ Lapuza Episode 11
➤ Lapuza Episode 12 End
Nantikan keseruan kisahnya di Season 2 Berikutnya...
Artikel Terkait
Tulis Komentar FB Anda Disini...
